Thomas Tuchel Kembali Turunkan Line Up Aneh vs Burnley, Chelsea Gagal Menang Lagi?

Thomas Tuchel Kembali Turunkan Line Up Aneh vs Burnley, Chelsea Gagal Menang Lagi?

Gilabola.com – Chelsea akhirnya melepas susunan pemainnya untuk menghadapi Burnley di Stamford Bridge pada Minggu (31/1) malam ini pukul 19.00 WIB, dan lagi-lagi manajer Thomas Tuchel menurunkan lineup pemain yang mengejutkan.

Pada pertandingan sebelumnya Thomas Tuchel menurunkan formasi dan susunan pemain yang aneh pada debutnya di Liga Premier untuk Chelsea melawan Wolves, bermain dalam formasi 3-4-2-1 dengan Callum Hudson-Odoi di sayap kanan, sementara Antonio Rudiger menjadi starter.

Di sisi lain Hakim Ziyech dan Kai Havertz bermain sebagai dua gelandang serang yang mendukung Olivier Giroud sendirian di lini depan. Sayangnya percobaan tersebut tidak membuahkan hasil saat The Blues harus puas bermain imbang tanpa gol melawan anak buah Nuno Espirito Santo.

Kali ini melawan Burnley, mantan bos Paris Saint-Germain membuat keputusan mengejutkan lainnya di starting XI pilihannya. Thomas Tuchel menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Marcos Alonso yang lesu di bek kiri, hanya bermain tiga kali musim ini.

Sementara bos berusia 47 tahun mengembalikan Timo Werner ke starting XI, dia tidak berbeda dengan Frank Lampard, keduanya memainkan striker Jerman sebagai striker kiri. Posisi yang membuat eks RB Leipzig gagal mencetak gol dalam 11 pertandingan Liga Inggris.

Tapi Mason Mount akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk mengambil peran no. 10 menggantikan Kai Havertz yang tidak mengesankan melawan Wolves, dengan Hakim Ziyech dan Olivier Giroud juga memesan untuk mendukung Tammy Abraham di lini depan.

Baca:  Hadapi Chelsea, Brendan Rodgers Incar Kemenangan

Chelsea memiliki rekor bagus sebelumnya melawan Burnley dengan mereka mencetak setidaknya 2 gol dalam 7 pertandingan terakhir melawan tamu mereka di semua kompetisi, serta menang 5 dari 6 pertandingan terakhir mereka melawan. The Clarets. Jadi, bisakah Thomas Tuchel berhasil memetik kemenangan pertamanya sebagai manajer The Blues dan melanjutkan rekor bagus timnya melawan anak buah Sean Dyche?