Javi Martinez, Pemain Keberuntungan Bayern Munchen Berpotensi Hengkang

Javi Martinez, Pemain Keberuntungan Bayern Munchen Berpotensi Hengkang

DBasia.news – Javi Martinez kerap disebut sebagai pemain yang beruntung atas kemenangan Bayern Munich di Piala Super Eropa. Meski begitu, tidak menjamin masa depannya akan tetap bersama Die Roten.

Munchen telah dua kali memenangkan Piala Super Eropa pada 2013 dan 2020. Kedua trofi tersebut tidak akan mungkin terwujud tanpa kehadiran Martinez.

Pada 2013, Munich yang menjadi juara Liga Champions bertemu dengan juara Liga Europa, Chelsea. Pemenang duel ini harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu usai.

Munich nyaris kalah di perpanjangan waktu karena masih tertinggal 1-2 hingga menit ke-120. Namun Javi Martinez memperpanjang nafas raksasa Jerman itu dengan golnya beberapa detik sebelum pertandingan usai.

Munich akhirnya bisa mengunci gelar setelah lima eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya. Sedangkan satu penendang Chelsea, yakni Romelu Lukaku, gagal sehingga babak tosan berakhir dengan skor 5-4 untuk Javi Martinez dan kawan-kawan.

Itu adalah trofi Piala Super Eropa pertama dalam sejarah Munich. Gelar tidak akan mungkin terwujud tanpa kontribusi nyata dari Javi Martinez.

Tujuh tahun kemudian, cerita yang hampir sama terulang kembali. Javi Martinez kembali menjadi penyelamat Munich di Piala Super Eropa lewat golnya di perpanjangan waktu.

Gol kali ini bahkan bukan hanya untuk menyelamatkan Munich dari kekalahan. Sundulan Martinez pada menit ke-104 memastikan kemenangan 2-1 tim Allianz Arena atas Sevilla.

“Ini seperti 2013 ketika saya juga mencetak gol, jadi hari ini perasaan yang menyenangkan. Saya selalu berusaha memberikan segalanya, meski saya hanya bermain 10 atau 15 menit, ”ujar Javi Martinez usai pertandingan.

“Javi mencetak gol dan memenangkan pertandingan kami. Terkadang sepak bola menulis kisah indah ini, "kata pelatih Munich Hansi Flick kepada Sky Sports.

Baca:  Christian Pulisic Bicara soal Giovanni Reyna

Ironisnya, kebersamaan Javi Martinez di Munich terancam punah. Pemain berusia 32 tahun tersebut dikabarkan kembali ke klub lamanya, Athletic Bilbao.

Faktor minimnya kesempatan bermain dan sisa kontrak satu tahun menjadi latar belakang rumor tersebut. Flick tak membantah dan membenarkan kabar ini.

"Pada hari Rabu ada laporan bahwa dia berada di Bilbao, tapi malam ini dia mencetak gol kemenangan," kata Flick penuh teka-teki.

Sepanjang musim lalu, Javi Martinez hanya tampil 24 kali untuk Munich di semua kompetisi. Ia kerap absen karena berkutat dengan sejumlah cedera.

Kembali ke Bilbao mungkin bisa jadi keputusan terbaik untuk kelanjutan karier Javi Martinez. Namun bukan tidak mungkin dia akan tetap bertahan di Munich dan menjadi jimat kemenangan di ajang lainnya.

Pasca Javi Martinez, pemain beruntung Bayern Munchen yang berpotensi hengkang itu tampil lebih dulu di DBAsia News.