Barcelona Dinilai Lemah Saat Menghadapi Tendangan Sudut

Barcelona Dinilai Lemah Saat Menghadapi Tendangan Sudut

DBasia.news – Kelemahan Barcelona mulai terungkap jelang pertengahan LaLiga 2020-2021. Salah satu yang cukup krusial adalah Barca kesulitan menangani tendangan sudut.

Barcelona hanya bermain 2-2 melawan Valencia pada laga Pekan 14 LaLiga 2020-2021, di Camp Nou, Sabtu (19/12). Padahal, Barca butuh tiga poin untuk menembus papan atas.

El Barca kebobolan lewat gol Mouctar Diakhaby pada menit ke-29. Gol itu berasal dari tendangan sudut. Diakhaby merebut bola dengan sundulan.

Usai gol ini, Barcelona memang berbalik unggul lewat aksi Lionel Messi dan Ronald Araujo. Namun, gol Maxi Gomez mematahkan kemenangan Barca.

Satu hal yang menarik untuk diperhatikan adalah kemampuan Barcelona dalam menghadapi tendangan sudut. Pasalnya, saat kalah 2-1 dari Cadiz, Barca juga kebobolan lewat skema sepak pojok. Catatan statistik menunjukkan, Barca kebobolan tiga gol dalam lima gol terakhir dari sepak pojok.

“Kami menyadari berapa banyak pemain yang tinggi dengan pemain tinggi untuk menjaga lawan tetap tinggi. Diakhaby sendirian dan kami bertahan melawannya. Kami harus berada di atas para pemain, ”kata pelatih Barcelona Ronald Koeman, seperti diberitakan Marca.

Salah satu faktor penyebabnya adalah Barcelona kehilangan Gerard Pique karena cedera. Biasanya, Pique adalah pemain yang melakukan duel udara dengan pemain lawan.

Koeman merasa bahwa Barca seharusnya menangani bola mati dengan lebih baik. "Kami terlalu kecil dan bermasalah dengan bola mati," jelas ahli taktik itu.

Kini, Barcelona berada di posisi kelima klasemen dengan raihan 21 poin dari 13 pertandingan. Pemimpin klasemen, Atletico Madrid, mengoleksi 29 poin dari 12 pertandingan.

Pos Barcelona yang dinilai lemah saat menghadapi sepak pojok muncul pertama kali di DBAsia News.

Baca:  Andai Messi Bertahan di Camp Nou Suporter Barcelona Tak Akan Beri Ejekan