Arsenal Jadikan Pelari Cepat Inter Seharga 1 Trilyun Ini Jadi Pengganti Hector Bellerin

Arsenal Jadikan Pelari Cepat Inter Seharga 1 Trilyun Ini Jadi Pengganti Hector Bellerin

Bola Gila – Dengan masa depan yang tidak pasti untuk bek senior Hector Bellerin, Arsenal kini telah meningkatkan minat mereka pada bek sayap Inter Milan Achraf Hakimi, menurut laporan di Italia.

Achraf Hakimi yang dikenal super cepat saat menyisir sisi lapangan sebenarnya baru datang dari Real Madrid musim panas lalu, saat Inter Milan membelinya seharga Rp. 684 miliar, meskipun ada laporan bahwa orang Italia belum membayarnya secara penuh.

Namun meski masih terlilit utang, para pemuncak klasemen Serie A itu kini mampu menjual bek internasional Maroko tersebut dan bahkan sudah membanderol pemain berusia 22 tahun itu dengan harga Rp. 855 miliar, artinya tim Antonio Conte akan untung Rp. 170 miliar.

Menurut situs Italia CalcioMercato, Penembak menargetkan Achraf Hakimi sebagai calon pengganti Hector Bellerin jika dia ingin meninggalkan klub, dengan bek Spanyol itu sangat dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke juara Prancis Paris Saint-Germain.

Achraf Hakimi telah membuktikan dirinya sebagai bagian integral dari tim Antonio Conte yang sedang dalam perjalanan untuk memenangkan scudetto pertama mereka sejak 2010, menyumbang enam gol dan enam assist dalam 34 penampilan di Serie A.

Namun, ada ketidakpastian masalah keuangan di Inter Milan dan itu bisa memaksa mereka untuk menjual mantan pemain Real Madrid yang baru bermain di Giuseppe Meazza selama satu musim, dengan Chelsea juga dikabarkan tertarik dengan bek asal Maroko tersebut.

Hector Bellerin telah dikaitkan dengan kepindahan dari Emirates dengan Paris Saint-Germain disebut sebagai tujuan favorit bek berusia 26 tahun itu, sementara The Blues dikabarkan mempertimbangkan Achraf Hakimi sebagai opsi di lini tengah kanan yang dimainkan oleh Reece James dan Callum Hudson-Odoi.

Baca:  Dele Alli Dianggap Akan Cocok Bermain Bersama Arsenal

Terungkap bulan lalu bahwa pemilik Inter Suning Group telah menangguhkan operasi di klub sepak bola China, termasuk juara Jiangsu FC, karena masalah keuangan, sebuah langkah yang membuat raksasa Serie A itu 'dihentikan'. masa depan tidak pasti. Penjualan pemain kini bisa menjadi salah satu solusi menyelamatkan tim Antonio Conte.