4 Alasan Arsenal Menyesal Lewatkan Transfer Dayot Upamecano

4 Alasan Arsenal Menyesal Lewatkan Transfer Dayot Upamecano

Gilabola.com – Laga perempat final Liga Champions antara RB Leipzig vs Atletico Madrid menjadi ajang unjuk kebolehan bek muda berusia 21 tahun, Dayot Upamecano.

Bermain di posisi sentral dalam susunan tiga bek, bek internasional Prancis itu tampil solid, meninggalkan striker berpengalaman Diego Costa tampak gugup dan memaksa penyerang Los Rojiblancos mencari peluang.

Alhasil, RB Leipzig akhirnya berhasil mengalahkan Atletico Madrid yang disebut-sebut sebagai raja pertahanan dengan skor 2-1, dan berhasil melaju ke babak semifinal Liga Champions menantang Paris Saint-Germain.

Arsenal sempat bersusah payah mendapatkan jasanya, namun mereka keberatan dengan klausul pelepasan bek asal Prancis itu senilai 60 juta euro atau setara dengan satu triliun rupiah. Dan berikut empat alasan mengapa The Gunners harus menyesal gagal mendapatkan Dayot Upamecano.

Berita Sepak Bola Terbaru:
4 Alasan Arsenal Menyesal Hilang Transfer Dayot Upamecano
Prediksi Manchester City vs Lyon, Liga Champions 16 Agustus 2020
Liverpool Disarankan Rekrut Bek Muda Brighton
Bukan Philippe Tapi Filip First Transfer Man Utd, 10% Harga Sancho

Investasi jangka panjang

Di usia 21 tahun, Dayot Upamecano tentu saja merupakan investasi yang sangat menguntungkan bagi klub mana pun yang memilikinya. Tidak hanya bisa memiliki layanan dalam jangka panjang, nilai jual kembali tentunya akan tetap sangat tinggi. Jika bek Prancis itu hanya bermain 5-7 tahun di Emirates, ia akan tetap berusia 26-28 tahun, usia emas sang pemain dan harga jualnya tinggi.

Performa sudah Matang

Bagi pemain yang baru berusia 20-an, performa yang ditunjukkan Dayot Upamecano musim ini sudah sangat matang. Lihat saja penampilan terbarunya melawan Atletico Madrid. Dia adalah pemimpin dari trio bek tengah dari dua bek tengah lainnya yang lebih senior yaitu Lukas Klostermann (24 tahun) dan Marcel Halstenberg (28 tahun). Melawan striker berpengalaman seperti Diego Costa di ajang sebesar Liga Champions, bek berusia 21 tahun itu tampil kalem, memungkinkan Atleti hanya melepaskan tiga tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Sedangkan musim ini, eks bek RB Salzburg ini hampir tidak pernah absen dalam hampir semua pertandingan Leipzig musim ini di Bundesliga, Liga Champions, atau DFB Pokal, kecuali dia cedera atau diskors.

Kualitas Bek Modern

Di era sepakbola modern, permainan tim sangat bergantung pada kualitas pemain lini belakang untuk mengontrol dan mendistribusikan bola dengan baik. Maka tidak heran jika banyak tim yang rela membeli bek-bek mahal yang mampu membantu serangan tersebut, seperti Liverpool membeli Virgil van Dijk 1,45 triliun rupiah, Juventus mendatangkan Matthijs de Ligt 1,3 triliun rupiah, atau yang terbaru Manchester City membawa Nathan Ake ke puncak. 795 miliar rupiah dari tim degradasi Bournemouth. Dayot Upamecano melawan Atletico mencatatkan tiga dribel sukses dan dua tembakan dengan akurasi operan 91,5 persen yang membuktikan dirinya merupakan bek modern yang sangat nyaman dengan bola dan mampu mendorong tim ke depan.

Situasi Kontrak

Kontrak lama Dayot Upamecano semula hanya sampai 2021 dengan klausul pelepasan satu triliun rupiah. Uang besar, tetapi bek Prancis akan menjadi investasi yang bagus dalam jangka panjang. Sayangnya Arsenal belum mau membayar klausul pelepasan dan kini bek timnas Prancis U-21 tersebut telah memperbarui kontraknya awal bulan ini yang akan membuatnya bertahan di klub tersebut hingga 2023.

Baca:  Jelang Melawan Man City, Liverpool Didesak Jadikan Diogo Jota Starter

Jika Arsenal masih meragukan Dayot Upamecano, simak cuplikannya saat menghabisi pertahanan Tottenham Hotspur, salah satu pemain The Gunners & # 39; musuh di London. Mungkin ini akan membuat Mikel Arteta berpikir ulang, padahal harganya sekarang sudah sangat tinggi.

Sumber: 4 Alasan Arsenal Menyesal Hilang Transfer Dayot Upamecano
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola